Dinkes Kota Medan Himbau Masyarakat Tidak Gunakan Air Sungai Bederah

Medan, repdemnews – Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Medan dr Mutia Nimpar, menghimbau kepada masyarakat sekitar untuk tidak memanfaatkan air Sungai Bederah, terutama untuk keperluan konsumsi, Terkait temuan ratusan bangkai babi di Sungai Bederah Medan.

Meski sejauh ini pihaknya belum ada menemukan dampak kesehatan bagi masyarakat atas temuan tersebut, akan tetapi Masyrakat di himbau untuk hati-hati dan waspada "Kemarin tim kesehatan bersama dinas terkait sudah turun ke Sungai Bederah, sejauh ini temuan bangkai babi itu belum ada menimbulkan dampak kesehatan bagi masyarakat sekitar," ujarnya pada Jumat (8/11)

Lebih jauh dr. Mutia mengatakan Masyarakat tidak boleh lengah meski belum ada dampak langsung dan saat ini Dinkes Kota Medan sedang koordinasi dengan Pemvrop SU untuk mengantisipasi dampak yang kemungkinan timbul "Ya kita berharap mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa. Kita juga sudah berkoodinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi, jika nanti kita temukan dampak tentu akan bertindak cepat," ujarnya.

Sebelumnya, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumatera Utara mencatat ada 11 Kabupaten/Kota yang terkena wabah virus hog cholera yaitu Dairi, Humbang Hasundutan, Deli Serdang, Medan, Karo, Toba Samosir, Serdang Bedagai, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan dan Samosir.

 Dari 11 kabupaten/kota tersebut sebanyak 4.682 ekor babi dilaporkan mati akibat virus ini. Hingga kini, Pemprov Sumut bersama pemerintah daerah berupaya keras untuk menangani masalah tersebut agar tidak mnimbulkan dampak yang lebih besar lagi.

 

Tinggalkan Komentar

loading...