Junimart Girsang Ingatkan Medagri Tito Karnavian Terkait Perpanjangan Izin FPI

Jakarta, repdemnews.com - Komisi II DPR mengadakan rapat dengar pendapat bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, untuk membahas berbagai isu termasuk isu perpanjangan izin Ormas FPI yang sedang trending topic di Medsos, pada Kamis (28/11).

Dalam kesempatan tersebut Anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan Junimart Girsang mengingatkan Mendagri Tito Karnavian untuk memperhatikan betul visi-misi FPI.

"Saat ini ormas tersebut sedang trending topic, saya tak mau Pak Menteri jadi bulan-bulanan ormas tertentu. silahkan searching dan hasil dari searching Menteri Agama sudah mengeluarkan rekom untuk menyetujui perpanjangan SKT yang kita tahu dan tidak jadi rahasia lagi bahwa pimpinannya itu bukan tidak boleh masuk Indonesia, bukan karena Indonesia mencekal," kata Junimart

Junimart menyebut info yang beredar tentang FPI saat ini Menteri Agama yang telah mengeluarkan rekomendasi persetujuan perpanjangan SKT. Di sinilah Junimart menyinggung 'visi-misi' ormas itu.

"Saya tidak mau Kementerian Dalam Negeri jadi bulan-bulanan, padahal kan Kemendagri memberikan izin itu sesuai rekom dari Menteri Agama yang ini menyangkut khilafah, saya Nasrani tapi tidak pantang di negara ini untuk berkata lantang juga. Disebutkan 3 misi. Visi dan misi organisasi penerapan Islam secara kafah," ucap Junimart.

kemudian Junimart melanjutkan dengan mengutip Visi dan misi organisasi FPI adalah penerapan syariat Islam secara kaffah di bawah naungan khilafah islamiyah menurut Manhaj Nubuwwah, melalui pelaksanaan dakwah, penegakan hisbah dan pengamalan jihad.

"Mendagri harus betul-betul perhatikan dan komunikasi ke presiden dan jadi konsen Kemenag juga. Kita tahu Pak Mendagri merupakan mantan Kapolri. Mendagri tolong dikomunikasikan, saya tahu Pak Mendagri mampu ini," ucap Junimart.

Menjawab Junimart, Tito menyebut FPI telah membuat surat di atas meterai soal kesetiaan terhadap negara dan Pancasila. Menurut Tito, FPI masih bermasalah di AD/ART.

"Di AD/ART itu di sana disampaikan tadi juga sudah dibacakan Pak Junimart bahwa visi dan misi organisasi FPI adalah penerapan Islam secara kaffah di bawah naungan khilafah islamiyah melalui pelaksanaan dakwah, penegakan hisbah dan pengawalan jihad. Ini yang sedang didalami lagi oleh Kementerian Agama karena ada pertanyaan yang muncul, karena ini ada kabur-kabur bahasanya," ucap Tito.

Tinggalkan Komentar

loading...