Kejahatan Saudi Di Yaman Terabaikan, Sementara Pembunuhan Khashoggi Jadi Perhatian. Mengapa

Pembunuhan seorang jurnalis anti rezim Saudi memiliki dampak lebih global ketimbang kejahatan agresi Saudi di Yaman yang sudah memakan ribuan korban. Pembunuhan mantan orang dalam istana yang sekaligus menjadi jurnalis yaitu Jamal Khashoggi benar-benar telah memicu krisis diplomatik Arab Saudi saat ini, tetapi dampaknya tidak begitu membahayakan kesepakatan senjata bernilai milliaran dollar antara AS, Inggris dan Arab Saudi sendiri.

Sementara itu Arab Saudi beserta koalisinya masih saja melakukan pembantaian terhadap penduduk sipil Yaman dengan melakukan pengeboman di berbagai wilayah serta penerapan blokade laut, darat dan udara. Namun anehnya tidak ada satupun media barat yang memberikan perhatian khusus terhadap kejahatan kemanusiaan tersebut. Mengapa hal tersebut terjadi?

Dilansir dari parstoday.com, bahwa jumlah korban kejahatan agresi militer Arab Saudi di Yaman yang di dukung oleh Uni Emirat Arab, Amerika Serikat dan beberapa Negara lainnya yang dimulai sejak 2015 tersebut telah menyebabkan lebih dari 14.000 warga Yaman tewas dan puluhan ribu lainnya terluka. Blokade darat, laut dan udara telah menambah penderitaan rakyat Yaman. Mereka kekurangan bahan makanan, obat-obatan. Kebungkaman masyarakat internasional menjadi lampu hijau bagi Arab Saudi untuk melanjutkan kejahatannya.

Tinggalkan Komentar

loading...