Manfaatkan Rempah-rempah, Kader Muda PDIP Jualan Jamu Kunyit Asam  

Hesti Marinda Para Mitha Kader Muda PDI Perjuangan Kaltim Pilih jalur berbeda Jualan Jamu Kunyit Asam

Kalimantan Timur - Kader muda PDIP Kalimantan Timur, Hesti Marinda Paramitha mengambil jalur berbeda dari kebanyakan anak muda dalam berbisnis.

Biasanya, kalangan milenial lebih tertarik dengan bisnis minuman kekinian. Namun, Hesti memilih berjualan jamu dengan rempah-rempah asal Indonesia.

"Saya menjual jamu kunyit asam, karena saya sendiri suka meminum jamu," tutur Hesti saat ditemui dalam acara penutupan Rakerda DPD PDIP Provinsi Kalimantan Timur, Sabtu (29/2/2020) malam.

Hesti yang baru memulai berbisnis jamu sejak dua bulan lalu mengaku, modal awal hanya Rp 500 ribu untuk membeli rempah-rempah dan kemasan botol.

"Sehari sekarang bisa produksi 50 botol dan sehari bisa laku 30 sampai 45 botol," ucapnya.

Menurutnya, penjualan jamu tidak hanya dijual ke teman-teman maupun sanak saudara, tetapi sekarang mulai memasarkan lewat media sosial Instagram.

"Nama produknya Drinkme, dan bukanya hanya kunyit asam saja, tapi saya produksi beras kencur dan temulawak karena banyak yang tanya juga. Jadi saya produksi sekalian," tutur Hesti.

Ia pun berharap, anak muda lainnya harus tampil kreatif dengan memanfaatkan alam yang telah tersedia, seperti jamu.

"Alam sudah menyediakan, tinggal olah saja dan tidak ada risiko. Dibanding minuman kekinian banyak gulanya, itu kan tidak bagus untuk tubuh," ujar Hesti.

Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, mengaku, partai terus mendorong agar kadernya terlibat bersama masyarakat dalam menggalakkan semangat jalur rempah itu.

PDIP meyakini, bahwa pangan dan alam Indonesia harus dirawat, dilestarikan, serta diolah dengan baik untuk memakmurkan rakyat.

"Berpartai itu menyentuh kehidupan rakyat. Tak ada lagi kehidupan berpartai itu hanya membayangkan diri sebagai elite dan tugasnya hanya ketuk palu di sidang. Tapi bergerak di bawah, ciptakan gerakan berdikari," kata Hasto di tempat yang sama.

 

Tinggalkan Komentar