Merajut Kebhinekaan Aktivis 98 Ramaikan Rakernas PDI Perjuangan

Jakarta - Rakernas PDI Perjuangan yang berlangsung sejak 10 hingga 12 Januari sangat meriah. Terlebih karena juga diramaikan oleh kehadiran beberapa aktivis 98 Sumatera Utara. Terlihat diantaranya Turunan Gulo, Aswan Jaya, Mangasi Purba, Martua Siadari, Simson Simanjuntak, Nico Sitanggang dan lainnya.

Rakernas PDI Perjuangan yang mengusung tema "Solid Bergerak Wujudkan Indonesia Negara Industri Berbasis Riset dan Inovasi Nasional, dan sub temanya Strategi Jalur Rempah dalam Lima Prioritas Industri Nasional untuk Mewujudkan Indonesia Berdikari" disambut positif dan penuh harap oleh beberapa aktivis 98 tersebut.

"PDI Perjuangan menjadi tempat yang nyaman dan nyambung bagi sebagian aktivis 98. Karena partai ini konsisten dalam setiap gagasan-gagasan perjuangan kerakyatan dan selalu kokoh dalam mempertahankan NKRI dan Pancasila". Ujar Turunan Gulo.

Lebih lanjut Gulo yang mantan Komisioner KPUD Sumut menjelaskan bahwa kehebatan dan kelebihan PDI Perjuangan adalah senantiasa menjadi pelopor dan perajut kebhinekaan di Nusantara.

Respon positif juga disampaikan Mangasi Purba bahwa Rakernas PDI Perjuangan kali ini sebagai upaya mempertegas kembali ingatan publik terhadap asal mula terjadinya kolonialisme di Indonesia.

"Tema yang di usung dalam Rakernas ini harus dipahami bahwa bangsa ini adalah bangsa yang kaya akan rempah-rempah dan karenanya kita di jajah". Tegas Mangasi.

Aktivis UNIKA Medan yang saat ini sebagai Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Siantar berharap bahwa dibutuhkan komitmen yang kuat mempertahankan kekayaan rempah-rempah Nusantara sebagai potensi untuk masa depan bangsa yang lebih berdikari dan kuat demi kejayaan bangsa Indonesia.

Harapan senada juga dinyatakan Ketua Repdem Sumut Martua Siadari "Rakernas ini telah mempertegas kembali komitmen kerakyatan partai sesuai dengan ideologi marheinisme yang harus di anut oleh setiap insan kader PDI Perjuangan sebagai implementasi mewujudkan bhineka tunggal ika".

Tinggalkan Komentar