Soal Pengawas KPK Arteria Minta jangan Ada Dikotomi

Jakarta, repdemnews – Menyikapi wacana penolakan Dewan Pengawas KPK yang berasal dari Kader Partai Politik, Arteria Dahlan menganggap hal tersebut sangat berlebihan karena sejauh ini banyak tokoh yang lahir dari politik terbukti mampu memberikan kontribusi yang baik bagi bangsa Indonesia.

Saya pikir dalam mencari figure terbaik tidak perlu melakukan pengkotak-kotakan karena yang paling penting kinerjanya bukan latar belakangnya dalam bahasa saya objektiflah menilai" kata Arteria di Jakarta, Senin (4/11).

Lebih lanjut, Arteria mengatakan, 70 persen dan sudah terbukti menurut hukum, proses politik di DPR banyak melahirkan pemimpin-pemimpin hebat. "Jadi saya juga bertanya-tanya kok begitu alerginya sama politisi, kok begitu alerginya sama proses politik yang kalian lihat yang kalian dapatkan Presiden Republik Indonesia diusulkan oleh partai politik semua pemimpin hebat yang kalian bangga-banggakan ini dari partai politik melalui proses politik," ungkap Anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan ini.

Maka dari itu, Arteria meminta agar tidak ada dikotomi antara calon dewan pengawas yang berasal dari partai politik dan professional "Yang kita bilang sudah hentikan mendikotomikan hal-hal seperti itu sangat kita sayangkan banyak orang-orang hebat nantinya bisa terbunuh kesempatannya," tutur dia.

Ketika ditanya siapa yang pantas jadi Pengawas KPK Arteria  mempercayakan secara  ke Presiden Jokowi terkait penunjukan tersebut “saya yakin akan menunjuk orang yang layak dan kita yakin akan hal tersebut” pungkasnya.

Tinggalkan Komentar

loading...