Terkait Jatuhnya Korban Jiwa Akibat Banjir Ketua DPR Sampaikan Bela Sungkawa

Jakarta, repdemnews.com - Terkait jatuhnya korban jiwa dan benda karena Banjir yang melanda kawasan Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok, dan Bekasi (Jabodetabek). Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan duka cita yang mendalam terhadap korban jiwa,

"Saya merasakan duka cita yang mendalam  serta turut berbelasungkawa  atas jatuhnya korban meninggal dunia dalam bencana banjir ini. Semoga para keluarga korban diberi ketabahan" kata Puan di Jakarta, Kamis (2/1).

Kapusdatinkom Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo menyebutkan sebanyak 16 korban jiwa akibat banjir yang melanda kawasan Jabodetabek.

Dalam setiap peristiwa bencana sambung Puan penyelamatan korban adalah yang utama. Karena itu proses evakuasi terhadap para korban yang terkepung banjir harus diutamakan.

"Kami mendengar dan menerima laporan bahwa masih banyak korban yang belum dievakuasi dari rumah-rumah mereka yang terkepung banjir, terutama di wilayah terdampak banjir di pinggiran Tangerang, Bekasi, dan Bogor. Karena itu Tim evakuasi harus menyisir seluruh wilayah terdampak untuk menghindari jatuhnya korban yang lebih banyak," papar Puan.

Untuk memaksimalkan kerja tim evakuasi, Badan SAR dan Badan Penanggulangan Bencana harus menyertakan seluruh potensi yang ada baik itu aparat TNI, Polri serta para relawan.

Pemerintah melalui  Badan Penanggulangan Bencana harus melakukan operasi tanggap darurat secara menyeluruh meliputi operasi penyelamatan para korban, pendirian tempat pengungsian, Dapur Umum, Pengamanan rumah dan asset para korban, serta mengantisipasi munculnya penyakit-penyakit  pasca banjir.

Pada saat Tangap Darurat, pemerintah agar mengerahkan seluruh kementerian dan Lembaga terkait untuk membantu masyarakat terdampak dan segera melakukan upaya pemulihan.

 Diperlukan  membangun sinergi yang lebih baik antara kementerian/ lembaga yang memiliki tugas dan fungsi dalam penanganan bencana yaitu Kemensos, Kemendagri, Kementerian PUPR, Kemenkes dan BNPB serta Pemerintah Daerah.

Untuk itu DPR meminta agar bencana banjir yang melanda Jabodetabek segera diatasi melalui koordinasi dan komunikasi antar instansi terkait. Tidak malah saling melempar tanggungjawab dan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat.

"Saya mengimbau kepada para anggota DPR RI yang sedang reses, terutama di Dapil Jabodetabek, untuk membantu melakukan proses-proses tanggap darurat dengan mengerahkan seluruh potensi yang ada." Pinta Puan.

Puan menilai Banjir di Jabodetabek tidak bisa diselesaikan secara parsial karena melibatkan beberapa daerah. Harus ada upaya pencegahan untuk meminimalkan dampak  dari hulu sampai hilir sehingga pemerintah pusat harus tampil menjadi pelopor.

Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah kata Puan harus bersinergi dalam menyusun kebijakan dan program penanggulangan banjir di Jabodetabek.

 "DPR RI akan membantu semua upaya pencegahan dan penanggulangan Banjir Jabodetabek terutama dari sisi fungsi budgeting dan Legislasi." Tandas Puan.

Tinggalkan Komentar