Tinjau Korban Gempa di Sulteng, Jokowi Telat Makan Siang

Presiden Joko Widodo beserta rombongan menyempatkan santap sore pada penghujung kunjungan kerjanya di Sulawesi Tengah, Rabu (3/10/2018).

Sejak pagi hingga siang, Jokowi meninjau sejumlah lokasi terdampak bencana di Kota Palu dan Kabupaten Donggala.

Lalu, usai tinjauan, Kepala Negara memimpin rapat terbatas di Bandara Mutiara Sis Al Jufri.

Dari bandara, Jokowi tak langsung kembali ke Jakarta.

Menaiki kendaraan double cabin disopiri asisten ajudannya, Iptu Syarif, Jokowi bertolak menuju salah satu rumah makan di Kota Palu, yakni Warung Pangkep.

Presiden Jokowi tiba di rumah makan bertembok kayu papan itu pukul 16.15 WITA.

Ia terlebih dulu melaksanakan shalat ashar di bagian belakang rumah makan itu sebelum bergabung dengan sejumlah menteri dan pejabat Istana yang menunggu di meja makan.

Ketika keluar dari ruangan shalat, Jokowi sempat menyapa wartawan yang ikut dalam rombongan.

"Pada belum makan kan dari pagi?" tanya Jokowi.

"Belum, Pak," jawab wartawan, kompak.
"Ya sama," ujar dia diiringi tawa.

Ia kemudian duduk di antara Menteri Koordinator Pembangunan Manusia Puan Maharani dan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto.

Adapun, duduk mengelilingi meja makan, Menteri Sosial Agus Gumiwang, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimoeljono, Menteri Kesehatan Nila Moeloek dan Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djonggala.


Jokowi mengatakan, makan siang 'terlambat' ini bukan tanpa maksud.

Sesuai arahan sebelumnya, Jokowi ingin roda perekonomian masyarakat di Palu segera bangkit.

"Dengan begini kan kita membangkitkan ekonomi di rakyat. Memang seharusnya begitu," ujar Jokowi.

Tak lama kemudian, semangkuk sop saudara khas Makassar tiba.

Asap mengepul dari permukaan mangkuk.

Dari Presiden, menteri, para pejabat lingkungan Istana hingga wartawan disajikan menu serupa, ditambah krupuk udang.

Kompas.com sempat bertanya ke salah seorang pegawai rumah makan, apakah rumah makan itu sengaja dibuka hanya untuk makan sore Jokowi?

"Kami dari dua hari setelah gempa sudah buka," ujar dia.

Presiden serta rombongan menyelesaikan santap sorenya dalam waktu sekitar 20 menit.

Setelah itu, ia langsung kembali ke Bandara Mutiara Sis Al Jufri untuk bertolak ke Jakarta.

 

Tinggalkan Komentar